Fachrul Razi, M.I.P

Senator Aceh

Fachrul Razi, M.I.P - Senator Aceh

Fachrul Razi M.I.P Presentasikan Hasil Penelitian di UN Human Rights Council, Geneve

Fachrul Razi, M.I.P tampil sebagai pembicara untuk mempresentasikan hasil penelitiannya di kantor UN Human Rights Council di Geneva, Swiss tentang perdamaian dan pembangunan di Sahara, Maroko. (foto: Ist)

Fachrul Razi, M.I.P tampil sebagai pembicara untuk mempresentasikan hasil penelitiannya di kantor UN Human Rights Council di Geneva, Swiss tentang perdamaian dan pembangunan di Sahara, Maroko. (foto: Ist)

 

Geneva - Pada hari Jumat tanggal 20 Juni 2014 pukul 13.00-15.00 waktu Geneva atau pukul 19.00-21.00 malam waktu Indonesia, Fachrul Razi, M.I.P diundang sebagai pembicara dan  mempresentasikan hasil penelitiannya di kantor UN Human Rights Council di Geneva, Swiss tentang perdamaian dan pembangunan di Sahara, Maroko.

Dalam Seminar Panel tersebut, pembicara lainnya selain Fachrul Razi adalah Mr. Lahcen Mahraoui, (Direktur/Peneliti dari l’Universite Paris VII, Perancis) dan Ms. Sara Baresi (Presiden PROTEA Pour La Protection des Droits de l’Homme, Italia). Seminar Panel tersebut dimoderatori oleh Mr. Maurice Katala, Presiden International Action for Peace and Development (AIPD).

Presentasi dilakukan di ruang XXV, bertempat di kantor United Nations Human Rights di Geneva – Swiss, juga bertepatan dengan kegiatan 26th Session of UN Human Rights Council yang berlangsung pada tanggal 10 – 27 Juni 2014. Seminar panel dengan tajuk Autonomie au Sahara: aboutissement d’un processus atau dalam bahasa Inggrisnya Autonomy in the Sahara: Outcome and Process.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa Fachrul Razi, M.I.P yang juga calon DPD RI asal Aceh yang terpilih pada April 2014 lalu, melakukan penelitian tentang perdamaian dan pembangunan di Maroko selama tiga pekan. Dirinya melakukan kunjungan dan Penelitian di lima kota di Maroko antara lain Casablanca, Rabat, Laayouene, Boujdour dan Dakhla.

Dirinya mendapat kesempatan untuk memaparkan hasil penelitiannya di Geneva atas nama lembaga Pusat Penguatan Perdamaian (The Center For Strengthening of Peace) sebuah lembaga yang didirikan Fachrul Razi pada tahun 2007. Lembaga ini mendapat undangan dari Human Rights Council atas rekomendasi dan sponsor dari lembaga AIDE Federation yang berbasis di Paris.

Dalam Pemaparannya, Fachrul Razi menjelaskan hasil kunjungannya ke Maroko dan meneliti beberapa solusi terhadap penyelesaian konflik di Sahara, Maroko. Dalam pemaparannya, Fachrul Razi juga memaparkan model kekhususan yang dimiliki oleh Aceh sesuai dengan MoU Helsinki. Menurutnya konflik di Sahara Maroko yang melibatkan Negara Algeria sampai saat ini masih belum selesai. Pendekatan penyelesaian konflik di Sahara, Maroko menurutnya saat ini berkembang pada dua isu penyelesaian konflik, yaitu self determination atau intervensi pemerintah Maroko, namun Fachrul Razi juga memberikan alternatif jalan tengah atau pendekatan lainnya melalui penyelesaian konflik di Maroko yaitu pemberikan status kekhususan atau large outonomy bagi Sahara Maroko, atau di Indonesia dikenal dengan spesial autonomy, konsep ini model yang diterapkan di Aceh, menurutnya. Namun dirinya menambahkan bahwa pilihan berada ditangan rakyat Maroko yang berada di Sahara, pilihan mana yang mereka inginkan. Dalam penyelesaian konflik, Demokrasi dan mengedepankan Hak Asasi Manusia merupakan pendekatan yang sangat efektif dalam mempercepat penyelesaian konflik di Sahara Maroko.

Diakhir penyampaiannya mengatakan bahwa dirinya yakin bahwa konflik di Sahara, Maroko dapat diselesaikan secara damai dan bermartabat bagi semua pihak. (R.001)

Follow us on Twitter

Fachrul Razi Dalami Studi Konflik dan Pembangunan di Maroko

DSCN0163

Ihan Nurdin | 15 June 2014 – 12:01 pm

Anggota DPD RI terpilih asal Aceh Fachrul Razi, mendapat kesempatan mengunjungi Maroko selama tiga pekan untuk mendalami konflik dan perdamaian di Maroko, tepatnya di Sahara barat.
Selengkapnya…

Follow us on Twitter

Terpilih Demi Mutiara Aceh

dpd-ri-ok

PERANG strategi dan adu taktik telah dilakukan para calon anggota legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada pesta demokrasi 2014. Sabtu subuh, 26 April 2014 menjadi hari penentuan bagi peserta pemilu. Maklum, malam itu Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh merampungkan rapat pleno perhitungan perolehan suara tingkat DPR RI, DPD, serta DPR Aceh periode 2014-2019 di ruang utama Gedung DPR Aceh, Jalan Daud Beureueh, Banda Aceh.
Selengkapnya…

Follow us on Twitter

Hadiri Pleno KPU, Fachrul Razi Dikira Pendukung Caleg

Fachrul-Razi-dok-pribadi
“Adik ini saksi partai atau saksi DPD RI,” tanya seorang calon DPD RI terpilih asal Provinsi Lampung kepada dirinya.

Calon anggota DPD terpilih dari Aceh, Fachrul Razi sempat disangka sebagai pendukung caleg pada saat pleno penetapan hasil DPD dan DPR RI di KPU malam tadi, Sabtu 3 Mei 2014.

Selengkapnya…

Follow us on Twitter

Suara Aceh Direkap 30 Menit

pr-dan-dpd-ri-dari-p

JAKARTA – Rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (3/5) malam hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara untuk DPR dan DPD RI dari Provinsi Aceh hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mendapat pujian dari saksi partai politik dan saksi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) atas kerja keras lembaga tersebut.

Selengkapnya…

Follow us on Twitter

Pleno Rekapitulasi Suara Untuk Aceh

1100929ce10c721cac00963df69d3ca3_L

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum, Sabtu malam (3/5/2014) pukul 20.30 wib merampungkan pleno rekapitulasi suara untuk Aceh yang sempat tertunda melalui rapat yang dipimpin oleh Ketua KPU dan dihadiri seluruh Komisioner KIP Aceh, Bawaslu Aceh dan Bawaslu RI.

Selengkapnya…

Follow us on Twitter

Fachrul Razi: Ini amanah rakyat Aceh yang harus saya emban

Fachrul-Razi-dok-pribadi

BANDA ACEH – Bila tak ada aral melintang, Fachrul Razi resmi menuju Senayan. Dia baru saja terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh periode 2014-2019. Kandidat doktor Universitas Indonesia (UI) ini kepada AJNN beberapa jam usai pleno rekap suara DPD oleh KIP Aceh, Jumat (25/4) mengatakan kemenangan ini adalah sebuah amanah yang diemban. “Ini adalah amanah yang harus saya jalankan. Saya siap bekerja sama dengan semua pihak dalam memperjuangkan aspirasi rakyat Aceh di Jakarta,” kata Juru Bicara Partai Aceh ini kepada AJNN via pesan blackberry. Sejak awal memang sudah diprediksi, Fachrul Razi termasuk calon kuat dari 40 calon DPD pada Pemilu 2014 ini. Hasilnya? Dia mendapatkan suara terbanyak dari empat orang yang terpilih. Total suara yang didapat sebanyak 345.915. Dalam wawancara dengan AJNN saat masih pencalonan dia menjelaskan tujuan mencalonkan diri untuk memperjuangkan Undang-undang Pemerintah Aceh (UUPA) dan MoU Helsinki. Kini kata dia sudah saatnya rakyat Aceh bersatu untuk membangun tanah indatu, dengan berpijak pada landangan kuat MoU Helsinki dan UU No 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. “Sudah 8 tahun damai, tapi pemerintah pusat sengaja mengulur-ulur waktu tidak mengeluarkan turunan UUPA,” katanya. Setelah mendapatkan kekuasaan, akankah dia mampu membawa perubahan terhadap pembangunan Aceh. Waktulah yang akan menjawab.

Follow us on Twitter

Fachrul Razi. MI.P Belum Terkalahkan di Nagan Raya

b184fcc64e2c630bc6793d8e1c9e3f5e_L

Nagan Raya – Berdasarkan rekapitulasi hasil perhitungan suara sementara pemilu legislatif 2014 di Kabupaten Nagan Raya, Kamis (10/4) pada pukul 19:00WIB suara masuk baru mencapai 110.414 suara.

Informasi yang diterima data tersebut belum semua Kecamatan yang masuk, sebab sebagian TPS masih ada yang melakukan perhitungan suara, dipastikan suara masing-masing partai akan bertambah.

Selengkapnya…

Follow us on Twitter